Kujungan Mahasiswa Program Magister (S2) Manajemen Bencana ke lokasi bencana tanah longsor di Kabupaten Tana Toraja.

 Kujungan Mahasiswa Program Magister (S2) Manajemen Bencana ke lokasi bencana tanah longsor di Kabupaten Tana Toraja.

Dalam rangka memperdalam pemahaman tentang manajemen bencana, mahasiswa Program Magister (S2) Manajemen Bencana Universitas Hasanuddin melakukan kunjungan lapangan ke lokasi bencana tanah longsor di Kabupaten Tana Toraja. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 14 April 2024, sebagai bagian dari kurikulum praktikum dan pelatihan tanggap darurat.
Tanah longsor yang terjadi di wilayah tersebut telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan tim tanggap darurat, relawan, serta warga yang terdampak. Mereka juga mengamati proses evakuasi, distribusi bantuan, dan rehabilitasi pasca-bencana.
Koordinator program, Dr. Mukhsan Putra Hatta, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa mengenai pentingnya manajemen bencana yang efektif dan responsif. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga merasakan langsung tantangan yang dihadapi saat bencana terjadi,” ungkapnya.
Mahasiswa juga dilibatkan dalam proses pengumpulan data dan analisis kebutuhan masyarakat pascabencana. Salah satu mahasiswa, Suriyanto Lopang, menyatakan, “Pengalaman ini sangat berharga. Kami belajar tentang koordinasi antar lembaga, serta pentingnya komunikasi dalam penanganan bencana.”
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, yang juga berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam manajemen bencana. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja, Christian Batara Sakkung, S.P., menekankan bahwa kolaborasi antara akademisi dan pemerintah sangat penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respon terhadap bencana.
Dengan adanya program S2 Manajemen Bencana ini, diharapkan akan lahir generasi baru yang mampu menghadapi tantangan bencana di masa depan dengan lebih baik. Kegiatan lapangan ini merupakan salah satu langkah awal untuk mewujudkan hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *